Mentari berlahan-lahan merambah menyusup tirai-tirai kamarku yang berteraliskan besi dan berjendelakan kayu. Sayup-sayup kudengar ada suara memanggil namaku. Lama-lama suara itu semakin keras. Disusul dengan suara lemparan benda yang mengenai salah satu sisi jendela kamarku.
"Hi .. sisil... bangun .. nek..,"teriaknya berkali-kali.
to be continue ....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar